SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 698 – DARAH HAIDH YANG KELUAR LEBIH DARI 15 HARI, APAKAH BERHAK MELAKSANAKAN SHALAT ?

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 698

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

DARAH HAIDH YANG KELUAR LEBIH DARI 15 HARI, APAKAH BERHAK MELAKSANAKAN SHALAT ?

  Pertanyaan
Nama : Nina Hardiani
Angkatan : 2
Grup :T02-12
Domisili : Riau

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Izin bertanya Ustadz,
Anak perempuan saya berumur 11 tahun 11 bulan, sudah mulai menstruasi sejak sekitar 6 bulan yang lalu.Nah,bulan ini haidnya lebih dari 15 hari, darahnya yang keluar bukan lagi darah segar yang berwarna merah, menurut dokter adalah karena hormonal yang belum stabil pada usia pubertas, dan biasanya mulai stabil setelah 2 sampai 6 tahun dari haid pertama kali
Pertanyaan :
Bagaimana dengan masalah bersuci dan kewajiban sholatnya?Mohon penjelasannya Ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

 Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته

بسم الله

Darah yang keluar dari wanita ada 3 macam

1. Darah haidh
2. Darah istihadoh
3. Darah nifas

2️⃣ Darah haidh : darah yang keluar setiap bulannya setiap wanita memiliki siklus yang berbeda beda. Namun para ulama sepakat bahwasanya minimal haidh keluar selama 1 hari dan maksimal 15 hari. Apabila lebih dari 15 hari maka darah istihadoh (flek). Namun ada pendapat ulama yang tidak memberikan batasan waktu maksimal haidh.

3️⃣Darah haidh memiliki warna tersendiri yaitu hitam, dan di akhir siklus haidh biasanya warnanya kecoklatan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: ( إِنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ أَبِي حُبَيْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ دَمَ اَلْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي مِنَ اَلصَّلَاةِ فَإِذَا كَانَ اَلْآخَرُ فَتَوَضَّئِي وَصَلِّي ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيُّ

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy sedang keluar darah penyakit (istihadlah). Maka bersabdalah Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam kepadanya: Sesungguhnya darah haid adalah darah hitam yang telah dikenal. Jika memang darah itu yang keluar maka berhentilah dari shalat namun jika darah yang lain berwudlulah dan shalatlah. (HR. Abu Dawud dan Nasa’i.)

4️⃣Adapun darah istihadoh adalah darah merah segar. Untuk ukhty darah yang keluar berwarna hitam atau coklat adalah darah haidh

5️⃣Ketika haidh maka untuk tidak sholat dan puasa. Karena nabi Muhammad Shallallahu Alaihi melarang wanita yang haidh untuk melaksanakan sholat dan puasa.

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :

فَإِذَا أَقْبَلَتْ حَيْضَتُكِ فَدَعِي اَلصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي عَنْكِ اَلدَّمَ ثُمَّ صَلِّي

Bila haidmu datang, tinggalkanlah shalat. Dan bila haid itu berhenti, bersihkanlah dirimu dari darah itu (mandi), lalu salatlah” (Muttafaqun ‘alaih).

6️⃣Apabila darah di waktu bukan waktu haidh dan terus menerus keluar maka di hukumi dengan darah istihadoh. Apabila darah istihadoh terus-menerus keluar maka perempuan dibolehkan untuk berpuasa dan sholat dengan cara;

1. Membersihkan darah istihadoh.
2. Berwudhu setiap kali akan melakukan sholat.

✅Kesimpulan : Lihatlah warna darah apa yang keluar apabila warna darah hitam seperti darah haidh maka hukumnya adalah haidh namun apabila darah bukan warna darah haidh maka darah itu darah istihadoh

والله تعالى أعلم

 Dijawab oleh : Ustadz Aulia Ramdanu

Diperiksa oleh : Ustadz Yudi Kurnia, Lc.

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button