SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 700 – Infak untuk Keluarga Infak yang Paling Afdhol

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 700

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

Infak untuk Keluarga Infak yang Paling Afdhol

 Pertanyaan
Nama : Hamba Allah
Angkatan: T03
Grup : 056
Nama Admin : Nana Susmita
Nama Musyrifah : Ananda H Aulia
Domisili : Sulawesi Selatan

📨 TANYA USTADZ ❓

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Bagaimana hukum istri yang tidak pernah sedekah di luar rumah seperti ke mesjid?
Karena istri hanya di dalam rumah mengurus anak-anak.

Semua kebutuhan dipenuhi oleh suami. Atas permintaan istri, suami yang pegang uang. Karena istri tidak punya rekening dan tidak pernah ke pasar.
Ketika suami bersedekah, apakah istri juga mendapatkan pahalanya?

Mohon pencerahannya ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

  Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته
بسم الله

Bismillah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

1️⃣ Suami wajib memberikan nafkah kepada istri dan anak2nya.

Nafkah adalah “sesuatu yang keberlangsungan sesuatu ditegakkan di atasnya, semisal makanan, pakaian dan tempat tinggal”
((Majma’ Al Anhar ( 1/484), kitab fiqih Hanafi))

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari
Mu’awiyah Al Qusyairi:

“Aku berkata: ‘wahai Rasulullah, apa saja hak istri yang wajib kami tunaikan?’. Beliau mengatakan: ‘ engkau beri ia makan jika engkau makan, engkau beri ia pakaian jika pakaian berpakaian, dan jangan menyentuh wajah, jangan mencelanya, dan jangan memboikotnya kecuali di rumah..”
(HR. Abu Daud 2142 dihasankan Albani dalam Adabuz Zifaf , 208 ).

2️⃣ Disamping nafkah pokok maka suami bisa memberikan uang kepada istrinya sesuai kelapanganya.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ((دينارٌ أنفَقتَه في سبيل الله، ودينار أنفَقتَه في رقَبة، ودينار تَصدَّقتَ به على مسكين، ودينارٌ أنفَقتَه على أهلِك، أعظَمُها أجرًا الذي أنفَقتَه على أهلِك))؛

Empat jenis dinar : Dinar yang engkau berikan kepada orang miskin, dinar yang engkau berikan untuk budak, dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluargamu, yang paling afdhal adalah yang engkau infakkan untukmu ”
(HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad 578 , dishahihkan Al Albani dalam Shahih Adabil Mufrad ).

Maka seorang suami sangat disarankan untuk memberikan sedekah kepada keluarganya, terutama yang dapat mendukung keshalihan dan keluarganya. Suami memberikan mereka buku-buku bermanfaat, alat-alat belajar, pakaian-pakaian tambahan, kendaraan, dan sebagainya. Termasuk juga “uang jajan” yang dapat digunakan oleh sang istri untuk kebutuhannya, ini merupakan sedekah yang afdhal. Pasti sesuai dengan kemampuan suami dan tanpa kelebihan-lebihan.

Maka dari uang dari suami itulah seorang istri bisa bersedekah kepada karib kerabatnya yang membutuhkan atau ketika ada kesempatan datang pas mudik atau bersilaturahim dan lain lain.

3️⃣ Saran kami tidak perlu atm untuk menjaga uang, belilah tabungan kecil atau dompet untuk menyimpan uang dirumah yang kelak bisa anda gunakan untuk infak sewaktu waktu. Misal ada peminta2 datang atau pemulung lewat depan rumah anda, atau saat lingkungan anda membutuhkan iuran untuk tetangga yang sakit dan lain lain

Dalam Hadis disebutkan para shohabiyah mereka bersedekah dengan perhiasan dan milik mereka sendiri.

والله تعالى أعلم

 Dijawab oleh : Wukir Saputro Lc

 

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button