SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 1011 – Istri Wajib Patuhi Suami, Selama Bukan Kemaksiatan

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 1011

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

Istri Wajib Patuhi Suami, Selama Bukan Kemaksiatan

💬 Pertanyaan

Nama: sm
Angkatan: T04
Grup : 021
Nama Admin : Amel
Nama Musyrifah : Nur Isnianti
Domisili : Bekasi

📨 TANYA USTADZ ❓

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Izin bertanya Ustadz,

Saya sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak, tapi masih kecil. Suami saya sudah diterima pada salah satu Sekolah Tinggi. Dan suami saya ingin membawa saya dan anak kami ke sana, tanpa membawa pengasuh anak.

Disisi lain, ibu saya khawatir akan saya disana tanpa pengasuh anak. Anak saya baru usia 3 tahun dan 1 tahun. Tapi saya ingin mandiri dan berusaha bersama suami.

Mohon masukannya Ustadz…

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

  Jawaban

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والصلام على رسول الله اما بعد.

Istri wajib patuh dan taat kepada suami, selama suami tidak memerintahkan maksiat kepada Allah Azza wa Jalla. Maka silahkan ikuti saja perintah dari suami, karena dengan ikut apa kata suami, maka sama saja taat kepada suami. Dan ganjaran taat kepada suami sangatlah besar.

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ

“Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk surga.”
(HR. Tirmidzi no. 1161 dan Ibnu Majah no. 1854. Abu Isa Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Begitu pula ada hadits dari ‘Abdurrahman bin ‘Auf, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.”
(HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci”
(HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Adapun kekhawatiran seorang ibu itu wajar. Beri perngertian dan masukkan bahwa seorang istri wajib ikut kemana pun suami pergi. Karena setelah adanya ikrar dan akad nikah, maka seorang istri harus bersedia hidup senang maupun susah bersama suami. Inilah hakikat dari rumah tangga.

والله تعالى أعلم بالصواب.

  Dijawab oleh : Mahatir Fathoni S.Ag

Diperiksa oleh : …..

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button