SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 1152 – HUKUM MENGIKUTI MTQ

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 1152

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

HUKUM MENGIKUTI MTQ

💬 Pertanyaan
Nama: Vida
Angkatan: T4
Grup : GiS T45
Nama Admin : Siti Wahyu
Hardianti
Nama Musyrifah : Ummu Kahfi
Domisili : Pontianak

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bismillah…
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh ustadz..

Izin bertanya.
Apakah hukumnya pertandingan membaca Al-Qur’an semisal MTQ?

Mohon pencerahannya Ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

  Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته

بسم الله

Bismillah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Dibolehkan perlombaan musabaqoh al quran karena hal tersebut akan menguatkan hafalan yang bermanfaat untuk membela agama islam qiyas terhadap lomba yg diperbolehkan untuk membela agama Allah seperti balap kuda,memanah atau balap unta.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan: “Lomba yang berhadiah hukumnya haram kecuali yang diizinkan oleh syariat. Yaitu yang dijelaskan oleh sabda Nabi Shallallahu’’alaihi wa Sallam:

لا سبَقَ إلا في نَصلٍ أو خفٍّ أو حافرٍ

“Tidak boleh ada lomba (berhadiah), kecuali lomba memanah, berkuda, atau menunggang unta.”

Maksudnya, tidak boleh ada iwadh (hadiah) pada lomba kecuali pada tiga hal ini. Adapun nashl, maksudnya adalah memanah. Dan khiff maksudnya adalah balap unta. Dan hafir artinya balap kuda. Dibolehkannya hadiah pada tiga lomba tersebut karena mereka merupakan hal yang membantu untuk berjihad fi sabilillah. Oleh karena itu kami katakan, semua perlombaan yang membantu untuk berjihad, baik berupa lomba menunggang hewan atau semisalnya, hukumnya boleh. Qiyas kepada unta, kuda dan memanah. Dan sebagian ulama juga memasukkan dalam hal ini perlombaan dalam ilmu syar’i, karena menuntut ilmu syar’i juga merupakan jihad fii sabilillah. Oleh karena itu perlombaan ilmu-ilmu syar’i dibolehkan dengan hadiah. Di antara yang memilih pendapat ini adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah” .

Dengan demikian lomba yang diperbolehkan untuk mengambil hadiah adalah:

1. Semua lomba yang membantu perang dalam rangka jihad fi sabilillah, misalnya lomba memanah, menembak, bela diri, balap kuda, balap unta, balap lari, renang, menyelam dan semisalnya.
2. Semua lomba ilmu-ilmu syar’i seperti lomba hafalan Al Qur’an, lomba tilawah Al Qur’an, lomba hafalan hadits, dan semisalnya.

Adapun yang tidak termasuk dua kategori ini maka tidak boleh ada hadiah dalam perlombaan. Itulah hukum perlombaan dengan hadiah dalam Islam.

Fatwa Komisi Fatwa Saudi/Lajnah Daimah juga mengatakan tidak masalah perlimbaan hafalan Alquran bila bertujuan memotivasi umat.

والله تعالى أعلم

  Dijawab oleh : Ustadz Wukir Saputro Lc.,M.Pd.

 

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button