SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 470 – ZAKAT PERTANIAN

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 470

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

ZAKAT PERTANIAN

  Pertanyaan
Nama: Yuni Erawati
Angkatan: 02
Grup : 08
Nama Admin : Nova
Nama Musyrifah : Ussie Ummu
Irsyad
Domisili : Sumatera Barat

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركات

Afwan, Ustadz izin bertanya.

Ana mau bertanya tentang beberapa hal sebagai berikut :

1. Di kampung ana biasanya petani menanam padi, sekarang banyak petani yang beralih menanam bawang merah.
Apakah perhitungan zakat bawang merah sama dengan zakat padi?

2. Di tempat ana bekerja sekarang didirikan koperasi simpan pinjam. Seluruh pegawai diwajibkan ikut koperasi tersebut.
Bagaimana sistem koperasi yang harus dijalankan supaya tidak terjebak pada riba?

Ustadz, mohon bantuannya untuk menjawab. Karena hal ini sangat kami butuhkan supaya terhindar dari praktik-praktik yang melanggar syari’at.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم

  Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته

بسم الله،

والصلاة والسلام على رسول الله،أمابعد.

1️⃣ Zakat pertanian yang wajib zakat adalah berupa biji-bijian atau buah-buahan.

Berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :

لَيْسَ فِيْ حَبٍّ وَلاَ ثَمَرٍ صَدَقَةٌ حَتَّى يَبْلُغَ خَمْسَةَ أَوْسُقٍ

“Tidak ada (kewajiban) zakat
pada biji-bijian dan buah kurma hingga mencapai 5 ausaq (lima wasaq).
(HR Muslim).

Dari hadits di atas maka dapat diambil kesimpulan selainnya tidak wajib zakat.

✅ Syaikh Abdul Aziz Bin baz pernah ditanya tentang zakat bawang merah maka beliau menjawab bawang merah tidak wajib dikeluarkan zakatnya. Kecuali jika ingin berjual beli dengan bawang merah tersebut, sudah sampai haul dan nishabnya, maka wajib zakat atasnya.

2️⃣ Dalam sistem koperasi simpan pinjam di dalamnya terdapat akad jika seseorang meminjam uang dari koperasi maka terdapat tambahan biaya. Tambahan biaya tersebut yang menjadi riba. Dan dari hasil tambahan tersebut yang menjadi keuntungan yang dibagikan kepada anggota koperasi.

Sebagaimana dalam kaidah disebutkan,

كل قرض جر منفعة فهو ربا

“Setiap pinjaman yang mendatangkan manfaat maka itu adalah riba”.

✅ Maka solusi untuk menghindari riba dalam koperasi simpan pinjam maka tidak boleh adanya tambahan dalam simpan meminjam.

والله تعالى أعلم بالصواب

 Dijawab oleh : Ustadz Aulia Ramdanu, Lc.

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button